Untuk mengobati kangen karena ngga bisa mudik, saya diskusi
bersama suami untuk bisa merasakan Idul Fitri di Mekkah. Hitung-hitung
menghibur diri yang sedang sedih. Akhirnya suami pun setuju. Kami juga merencakanan
untuk sekalian melaksanakan ibadah umroh, dengan berusaha booking permit umroh
pada 30 Ramadan. Alhamdulillah, permitnya berhasil didapat. Tinggal memikirkan
ke Mekkah naik bus atau pesawat. Yang lebih hemat karena kami pergi ber empat
tentu dengan naik bus. Lagi-lagi memikirkan, amannya kalau naik bus tentu enak
dengan penumpang yang sudah dikenal, daripada sebus dengan warga negara lain,
kami pasti agak risih dan was-was dimusim pandemi seperti ini.
Ternyata beberapa rekan kami juga punya niat sama ingin melaksanakan
umroh pada akhir Ramadan sekaligus merasakan lebaran di Mekkah. Akhirnya kami booking
satu bus untuk rombongan kami. Kapasitas penumpang tidak full dan tetap duduk jaga
jarak selama di bus. Terkecuali beberapa keluarga yang membawa anak, duduk
tetap bersama para bocil. InsyaaAllah masih terbilang aman.


